Pulang: Sebuah Perjuangan dan Tragedi yang Dibungkus dalam Fiksi Sejarah

My rating: 5 of 5 stars



      Kau tak boleh menyeret-nyeret nasib dan perasaan orang hingga hati orang itu tercecer-cecer kemana-mana. Kau harus berani memilih dengan segala resikonya – Dimas Suryo, dalam Novel Pulang. Bagiku romansa kisah cinta ditengah situasi yang bergolak, genting dan penuh bahaya selalu membuatku bergidik dan seolah … aku pemerannya. Namun pada intinya, Novel ini benar-benar berhasil membawaku berfantasi pada masa dimana orang dihakimi tanpa diadili (September 1965 – Mei 1998). Bukan berarti aku menyukai hal yag berbau kiri, tidak. Namun melalui novel ini, saya tidak bisa tidak membayangkan betapa mengerikannya masa itu.



View all my reviews

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *