Drama Mangir: Spin off Kisah Kerajaan Mataram Melawan Penduduk Mangir



Buku Drama Mangir merupakan naskah drama siap pentas yang mengisahkan sisi lain Kerajaan Mataram. Di balik kegagahan dan kebesaran kerajaan tersebut, tersembunyi tirani sang penguasa (Panembahan Senapati) yang melakukan segala cara untuk mempertahankan kedudukan dan kekuasaannya, sekalipun dengan cara-cara yang licik sebagaimana yang telah dilakukan terhadap Penduduk Mangir.

Melalui sudut pandang Penduduk Mangir, sepertinya PAT hendak membikin spin off yang mendobrak anggapan bahwa sejarah hanya untuk mereka yang menang. Dari kisah yang dituturkan oleh PAT, saya mencoba mengerti bahwa kebusukan feodalisme nenek moyang sudah selayaknya mendapatkan tempat yang sama dengan kisah yang mengglorifikasi kemenangan yang selalu dituturkan kepada setiap generasi. Biarpun Penduduk Mangir pada akhirnya harus tunduk juga karena cara yang keji, setidak-tidaknya mereka pernah melawan dan menang dari kerajaan besar tersebut. Mungkin, perlawanan inilah yang menjadi inti dari buku ini.

Sebagaimana naskah pentas pada umumnya, buku ini berisi dialog para tokoh yang berperan dalam cerita ini. Ini adalah kali pertama saya membaca buku dalam format naskah panggung. Selama mambaca buku ini, saya merasa cukup tertantang karena terdorong untuk mengonstruksi dan mengimajinasikannya dalam pikiran. Menurut pribadi saya, buku ini sangat layak baca dan sangat layak untuk dipentaskan di atas panggung. Last but not least, sebagaimana buku PAT yang lain, prakata dari penyunting dan dari pengarang adalah hal penting dan tidak terpisahkan dari buku ini. Jadi, jangan sampai terlewat jika tidak ingin tersesat. Hehe.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *