Cek Resi Book Mail Tanpa Ribet: Pengalaman dan Tips untuk Online Book Shoppers

Cekresi.com - Belanja di Rumah, Cek Resi Mudah

Beli Buku: Online vs Offline di Toko Buku

Bagi sebagian orang, membeli buku secara langsung ke toko buku bisa jadi lebih menyenangkan. Selain bisa memegang bukunya secara fisik, pembeli juga bisa memastikan bahwa buku yang akan dibelinya tidak bajakan, memiliki kondisi yang masih bagus, termasuk bisa membaca beberapa halaman buku yang sudah tidak bersegel untuk meyakinkan diri sebelum memutuskan untuk membeli.

Di sisi lain, teknologi masa kini telah memudahkan sebagian orang lainnya untuk membeli buku secara online. Hal ini selaras dengan hasil survei kolaborasi antara Katadata Insight Center dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika yang menunjukkan bahwa pada tahun 2022 mayoritas masyarakat Indonesia pernah melakukan belanja online di marketplace. Bahkan 27,6% masyarakat yang berpartisipasi dalam survei tersebut menyatakan bahwa mereka melakukan belanja online sebulan sekali. Angka ini menunjukkan bahwa belanja online kerap menjadi opsi alternatif bagi sebagian orang lainnya karena memungkinkan mereka untuk dapat menghemat waktu, tenaga, dan biaya. Termasuk merasakan kebahagiaan tersendiri ketika belanja buku dari rumah dan menerima paket sudah lama dipesannya tersebut.

Tips Membeli Buku secara Online

Selain menikmati bacaan di waktu senggang, menerima book mail adalah salah satu momen yang paling dinanti oleh pembaca dan pencinta buku seperti aku. Book mail dapat berarti kiriman atau paket yang berisi buku maupun hal-hal lain yang berkaitan dengan buku, baik itu belanjaan sendiri maupun pemberian dari orang lain. Sebagai bookworm yang gemar sekali berbelanja buku di internet, aku sering merasa harap-harap cemas menunggu kedatangan book mail-ku sampai rumah dengan selamat.

Rasa cemas yang kian meningkat lantas berubah menjadi kegembiraan yang berkali-kali lipat pada saat mendengar suara melengking “misi… paket…” dari abang kurir. Apalagi kalau sudah menerima semua pesanan yang berjumlah banyak karena banyak diskonan di tanggal kembar maupun menemukan buku langka yang sudah lama masuk dalam wishlist, yakni daftar bacaan yang berisi buku yang belum dimiliki, tapi ingin sekali membacanya.

Book Mail - Cekresi.com
Book mail dari @Kumajas_twt di Twitter 

Sejauh pengalamanku membeli buku secara online, tentu saja aku pernah merasa khawatir tentang buku yang aku beli. Mulai dari kekhawatiran terkait keaslian dan kondisi buku, sampai dengan kredibilitas penjualnya. Mengingat sudah banyak sekali di antara kita yang mengalami zonk ketika membeli buku di internet, misalnya ternyata bukunya bajakan, tidak sesuai deskripsi, bahkan penipuan. Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan seperti tadi, berikut adalah tips yang bisa kita lakukan sebelum membeli buku secara online.

  1. Pastikan Membeli Buku di Seller yang Terpercaya

Memastikan kredibilitas seller merupakan langkah pertama dan terpenting yang harus kita lakukan sebelum membeli buku. Langkah termudah yang bisa kita lakukan adalah dengan memantau media sosial atau online shop-nya, membaca ulasan para pembeli, termasuk memperhatikan bagaimana seller merespon ulasan yang diberikan oleh para customer

  1. Cermati dan Pahami Deskripsi Buku secara Detail

Deskripsi buku menjadi hal yang cukup penting untuk kita pertimbangkan sebelum membeli buku secara online. Selain bertujuan untuk memberikan kita informasi mengenai buku tersebut, kita juga bisa menjadikannya untuk menilai kredibilitas seller itu sendiri. Seller yang baik, akan memberikan deskripsi buku secara detail dan  jujur. Deskripsi buku biasanya terdiri dari judul buku, pengarang, jenis cover, tahun terbit, penerbit, ISBN, status ketersediaan, bahkan foto asli buku yang dijual. 

  1. Menanyakan Kondisi Buku kepada Seller

Tidak ada salahnya jika kita menanyakan kondisi buku yang akan kita beli kepada seller, terlebih jika bukunya preloved  atau tidak mencantumkan deskripsi buku yang lengkap. Akan lebih baik lagi jika kita terlebih dulu mencari istilah yang sering dipakai pada saat transaksi buku secara online, seperti reprint, kw, unsealed, second hand ori, dan lain sebagainya. 

Apabila kita menemukan istilah reprint atau kw, sebaiknya kita tidak perlu melanjutkan transaksi karena buku tersebut adalah bajakan. Sekalipun seller mencetaknya dengan kertas berkualitas dengan tulisan yang jelas, kita sebisa mungkin tidak membeli buku yang bajakan karena penulis perlu dukungan kita dengan membeli buku asli agar mereka tetap bisa berkarya.

Sementara itu, jika seller mencantumkan istilah preloved atau second hand ori, berarti buku tersebut adalah buku asli tetapi bekas. Jika seller tidak mencantumkan foto kondisi terkini, kita bisa menanyakan dan memintanya untuk memfoto buku tersebut.

  1. Pastikan Seller Memiliki Kebijakan Garansi Pengembalian

Tidak ada satu pun di antara kita menginginkan nasib sial. Maka dari itu, selain memastikan kredibilitas seller dan kondisi buku yang akan dibeli, sebaiknya kita juga memastikan ada atau tidaknya kebijakan garansi, termasuk mekanisme pengembalian. Hal ini penting untuk berjaga-jaga jika kita mengalami hal yang tidak diinginkan, seperti menerima buku yang rusak bahkan mengalami penipuan.

  1. Cermati dan Pahami Kebijakan Pengiriman Buku

Terakhir dan tak kalah penting, pastikan ketentuan dan kebijakan mengenai pengiriman buku. Jika kita melakukan pembelian buku melalui marketplace, sepertinya bukan menjadi masalah yang besar karena biasanya mereka juga menyediakan keterangan sampai di mana book mail kita. Namun, ini akan menjadi hal lain apabila kita bertransaksi dengan seller hanya melalui sosial media seperti instagram, twitter, whatsapp atau sejenisnya. Hal ini akan mengharuskan kita untuk melacak paket secara manual di website jasa ekspedisi yang digunakan oleh seller

Cek Resi Book Mail Tanpa Ribet Pakai Cekresi.com

Tahukah online book shopper, saat ini sudah ada website yang memberi kita kemudahan untuk melacak paket secara all-in-one, namanya Cekresi.com. Sebagaimana nama dan mottonya, Cekresi.com merupakan situs tracking resi nomor 1 di Indonesia yang memungkinkan kita untuk melacak paket yang dikirim dari dalam atau luar negeri secara akurat, cepat, dan mudah dari berbagai jasa ekspedisi, termasuk dari e-commerce atau marketplace kesayangan kita.

Cekresi.com tidak berafiliasi dengan ekspedisi mana pun, akan tetapi ia menyediakan layanan untuk mengetahui paket secara auto detect dan real time resi lebih dari 60 jasa ekspedisi, seperti JNE Express, J&T Express, Sicepat, Anteraja, Pos Indonesia, Lion Parcel, dan lainnya. 

Aku sendiri lebih senang melakukan pelacakan book mail melalui situs ini. Selain mudah untuk digunakan, aplikasi ini juga cukup responsif terhadap pengguna. Berikut adalah caraku untuk melacak book mail yang aku beli dari akun @Kumajas_twt di Twitter.

Begitulah caraku berbelanja buku dari rumah. Cek resi book mail bisa menjadi sangat mudah hanya dengan menggunakan Cekresi.com. Terkait buku, pada intinya membeli buku secara langsung di toko buku maupun secara online adalah sama-sama baiknya. Semuanya kembali pada preferensi pembeli masing-masing. Yang terpenting adalah membeli buku asli untuk mewujudkan ekosistem literasi yang sehat. Kita bisa melakukannya dengan cara selalu berhati-hati dan cermat saat membeli buku. Untuk itu, setelah kita membeli buku, sebaiknya kita tidak hanya menumpuknya di rak saja karena sebaik-baiknya membeli buku adalah dengan membacanya.

Sumber:

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *