My rating: 4 of 5 stars
Buku yang awalnya saya gemas dengan Laila yang hadir sebagai orang ketiga di kehidupan orang lain. (Secara subjektif, saya sangat benci orang kegita). Lalu dengan sendirinya menuturkan cerita seorang Saman dengan sentuhan cerita yang awalnya mistis, sehingga menyisakan penasaran dalam benak saya. Dilanjutkan dengan kisah Saman yang penuh darah dan perjuangan. Belum lagi kisah Shakuntala yang menurut saya begitu logis dan emosional dari segi seorang perempuan. Saya suka karakter Shakuntala.
Awalnya saya cukup bingung dengan cerita yang disajikan oleh penulis karena alur yang maju-mundur. Namun ketika saya berhasil menyusunnya dipikiran saya, semuanya menjadi tergambar jelas dan ada benang merahnya. Saya suka gaya cerita dan tema yang dipilih penulis. Banyak sekali pengetahuan baru tentang spiritual, feminis, dan humanis di dalamnya. Hal ini membuat saya tidak sabar untuk membaca kelanjutannya, Larung.


