Markesot Bertutur: Sebuah Bahan Kontemplasi dari Para Mar-

My rating: 4 of 5 stars



Buku ini, meskipun menuturkan cerita-cerita tahun 1990-an (sehingga memaksa saya untuk googling dulu), masih sangat relevan untuk dibaca dan dijadikan bahan refleksi untuk kondisi masa kini. Sehingga membuat saya skeptis, “apa jangan-jangan peradaban manusia selama ini masih stagnan? Masih disitu-situ saja? Apa jangan-jangan peradaban manusia hanya fisiknya saja yang berubah, tidak diikuti dengan ruhnya”. Setiap menyelesaikan satu judul, saya selalu menyempatkan diri untuk merenung, membayangkan diri saya sendiri, saya ini bagaimana. Dengan guyonan ala “wong deso” dan percakapan yang ringan namun penuh makna, Markesot dan Mar Mar yang lain telah mengajak pembacanya untuk berfikir, tidak hanya tentang religiusionalitas tapi juga berbagai aspek lain yang dekat dengan kita, yakni kemanusiaan.



View all my reviews

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *