The Old Man and the Sea: Novel Terjemahan yang Melelahkan

My rating: 2 of 5 stars

     Saya selalu menempatkan diri untuk tidak menaruh ekspektasi yang besar terhadap sebuah karya, supaya jika karya tersebut tidak sesuai dengan ekspektasi, maka saya tidak akan merasa kecewa. Menurut penilaian pribadi, saya tidak terlalu menyukai tata bahasa yang digunakan oleh Dian Vita Ellyati sebagai penerjemah buku ini. Saya merasa Dian hanya sampai pada titik “menerjemahkan setiap kalimat” berdasarkan buku aslinya tanpa berusaha membangun suasana yang diinginkan oleh penulis aslinya. Saya kurang dapat menikmati setiap jalan cerita, justru saya menjadi bingung mengenai jalan ceritanya. Saya pun tidak benar-benar dapat menyusun suatu bayangan di otak saya mengenai situasi dan kondisi yang dialami oleh si Lelaki Tua di tengah laut. Berdasarkan hal tersebut kemudian saya berhipotesis, mungkin Dian cukup kesulitan untuk menerjemahkan buku ini karena belum mengetahui seluk beluk kehidupan pelaut yang sebenarnya. Mungkin juga ini kesulitan yang hampir dihadapi oleh setiap penerjemah pada umumnya. Namun demikian, sisi positifnya adalah saya menjadi penasaran dan tergerak untuk membaca buku ini dalam bahasa Inggris, atau hasil terjemahan penerjemah lainnya untuk menemukan pesan moral yang dapat saya ambil dari kisah klasik yang fenomenal ini.

View all my reviews

2 Comments

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *