Hujan Bulan Juni: Sebuah Karya Masterpiece untuk Penikmat Sajak Romantis

My rating: 5 of 5 stars

     Saya membaca puisi ini secara online menggunakan aplikasi yang dikelola oleh Perpustakaan Nasional, yakni iPusnas. Pertama kali saya menggunakan aplikasi ini dan langsung mencari Buku Bapak Sapardi yang berjudul Hujan Bulan Juni. Terima kasih iPusnas.
     Seseorang yang senang menulis puisi, sepertinya belum sempurna kecintaannya pada puisi apabila belum membaca karya yang satu ini. Rasanya menyenangkan sekali membaca setiap puisi dalam buku ini. Kalimat-kalimat yang sederhana, penuh kasih sayang, dan makna yang kita bebas menafsirkannya. Sebagian besar pembaca pasti tidak asing, bahkan memfavoritkan beberapa puisi dalam buku ini, seperti yang berjudul “Aku Ingin”, “Hujan Bulan Juni”, “Yang Fana adalah Waktu”, dan “Sajak Kecil tentang Cinta”. Padahal selain itu terdapat pula puisi yang menurut saya tidak kalah mengesankan dan menjadi favorit saya baru-baru ini, seperti yang berjudul “Metamorfosis”, “Cermin 1”, “Sepasang Sepatu Tua”, dan “Peristiwa Tadi Pagi”.
     Pada saat membaca puisi Metamorfosis dan Cermin 1, saya membayangkan seseorang yang sedang berhadapan dengan cermin. Dalam Puisi Metamorfosis, megambil sudut pandang orang. Ia bertanya dengan dirinya sendiri, mengapa cermin memantulkan cahaya seseorang yang seperti bukan dirinya. Sedangkan dalam Puisi Cermin 1, mengambil sudut pandang personifikasi cermin. Saya suka keduanya karena seolah-olah saling berkaitan. Padahal mungkin juga tidak. Demikian halnya dengan Sepasang Sepatu Tua, Bapak Sapardi juga memilih majas personifikasi dalam puisi tersebut. Untuk puisi Peristiwa Tadi Pagi, saya menyukainya karena mengambil sudut pandang yang unik, yakni bagaimana seorang yang telah mati mengetahui bahwa sebab kematiannya telah dibicarakan dari mulut ke mulut.
     Istimewanya, buku ini juga dialih bahasakan ke dalam bahasa Mandarin (tentu saya tidak dapat membacanya), dan di beberapa halaman terakhir terdapat beberapa cuplikan Novel Hujan Bulan Juni. Sungguh menarik dan mendorong saya untuk membaca novel tersebut.

View all my reviews

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *