My rating: 5 of 5 stars
Boleh saja namanya Buku Latihan Tidur, tapi justru saya dibikin tidak bisa tidur karena cengegas-cengenges, semalaman membaca puisi-puisi di dalam buku ini. Menyenangkan sekali membaca puisi yang jenaka, tapi sarat akan nilai moral yang dapat dijadikan cermin untuk refleksi diri.
Puisi yang bertajuk “Pemeluk Agama” adalah favorit saya, karena JokPin begitu tengil menggambarkan dialog antara Tuhan dengan hamba-Nya yang serius, yang justru sedang Ia bercandai. Belum lagi penggunaan kata-kata sederhana yang dibolak-balik dan dimainkan sedemikian rupa, semakin membuat saya tidak habis pikir sekaligus terkesan. Demikian halnya dengan puisi yang berjudul “Jalan Tuhan” (puisi lainnya yang juga menjadi favorit saya), yang sarat akan satire yang bernilai ketuhanan. Sepertinya orang-orang garis keras perlu membaca puisi ini, karena sepertinya Tuhan tidak melulu dapat ditemukan di kitab suci. Ia bisa juga ditemukan di karya sastra dengan penggambaran yang berbeda-beda, tergantung pengarangnya. Tentu saja, puisi-puisi yang ditulis oleh JokPin dalam buku ini ada banyak dan tidak kalah bagusnya dengan dua puisi tadi. Dua yang tadi adalah salah dua yang saya favoritkan dari sekian banyak puisi yang telah ia satukan dalam buku ini.


